Sebelom menjadi Motor …

mungkin kita mengenal Ducati sebagai produsen Hi Performance Superbike & MotoGP namun sebenarnya Ducati mengawali dari pembuatan Vacuum Tube dan piranti radio, bahkan radio dan alat cukur kumis. Sebelom akhirnya berubah menjadi produsen motor sepenuhnya.

sebagaimana perusahaan italy lainya Ducati merupakan perusahaan keluarga bahkan hingga awal tahun 2000an Ducati masih berada di tangan keluarga Castiglioni (MvAgusta Cagiva Grup) sebelom berada di tangan Invest Industrial dan akhirnya ke Audi-Volkswagen

MvAgusta … dari pesawat

sebaliknya bagi MvAgusta justru mereka merupakan produk “Hobby” dari Count Dominico Agusta yang notabene sebagai pemilik pabrik pesawat dan helikopter. Namun Passion dia sebagai biker membuat dirinya membuat motor balap. Dan ini tidak lepas dari rekor absurd yang dimiliki oleh Giacomo Agostini (Ini butuh pembahasan tersendiri)

sepeninggal Count Dominico Agusta, MvAgusta sempat mati suri sebelom di hidupkan oleh Castiglioni (Cagiva) dan berpindah tangan ke Proton (Mahatir Mohammad) ke Harley Davidson kembali ke Castiglioni dan sekarang di miliki oleh Timur Saradrov, Oligarki Russia …

Ducati dan MvAgusta

oke, memang masih ada Aprilia dan MotoGuzzi, namun bagi kalangan pecinta Superbike di Negeri ini memang brand italy yang ada dan cukup mainstream adalah MvAgusta dan Ducati

populasi kedua merk ini lumayan, dari data yang ada Ducati di masa haydaynya dari tahun 2010-2014 berhasil terjual hingga 2000an unit, sebelum akhirnya ATPM nya berpindah tangan. Sementara MvAgusta sampai detik ini dari 2013 berjumlah 300 unit … dan seperti estafet

Idiot Guide between MvAgusta dan Ducati

sering sekali pengguna MvAgusta ditanya apakah ini motor Ducati, khususnya bagi kalangan awam, dan ini sebenarnya tidak salah karena memang keduanya bisa dibilang masih ada hubungan sedarah …

mulai seri ini, kita akan membahas mengenai Idiot guide mengenai Ducati dan MvAgusta

Honda RC213V Tailored for Marquez?

banyak berita yang bilang MM93 (dibiasakan karena ada AM73) bahwa MM93 sengaja di berikan motor khusus untuk dia. Istilahnya Tailor made buat dia. Dan sebenarnya budaya ini jauh dari budaya jepang yang amat corporate dimana Brand/perusahaan diatas indivdu manapun

bahkan dahulu Valentino rossi pun gerah dan jengah dengan budaya ini dan Rossi pun memilih hengkang, ya wajar sih kesuksesan RC211V tidak lepas dari tangan dingin Valentino Rossi

Jaman Berubah, Honda gak punya pilihan

nah yang menarik adalah jaman berubah, Kini Honda gak bakal bikin kesalahan yang sama. dengan melepaskan Rossi ke pabrikan lain sebagaimana pengalaman adalah guru terbaik, MM93 di turutin aja, toh sejak kehadiran MM93 di motogp dia sudah mendominasi total motogp buat honda, da! ketibang asetnya hilang ke pabrikan lain ya mau gak mau semua di turutin

termasuk juga membuat motor yang amat MM93 sentris, Dimana selama MM93 senang dan bisa menang Motor tidak akan dirubah

Zarco, Love it or Hate It

zarco di musim 2019 ini benar benar banyak bikin kontroversi, mulai dari statement dia terhadap KTM, dan berujung dengan dia keluar di 2/3 musim kemudian bergabung ke LCR Honda, Lalu public Feud dengan Cal Crutchlow soal pengganti Lorenzo hingga akhirnya dia Zonk oleh Alex Marquez

Zarco memang nice person, kepada fans tetapi di kalangan korporat motogp dia adalah Jekl and Hyde … dan ini yang membuat banyak tim pikir dua kali bekerjamasa dengan doi

Statment kurang elok

salah satu yang menjadi nilai minus Johann Zarco adalah soal statemnet dia yang kerap bikin kesel, di KTM dia memaki maki RC-16 di publik, angkat topi dengan KTM yang mengizinkan Zarco pindah tim dan tetap di gaji, dulu Rossi pindah dari Repsol aja ga diizinkan untuk test akhir musim. kedua adalah soal Avintia. Yes Avintia bukan tim bagus, tapi statement Zarco soal Avintia (yah gapapa soalnya Avintia juga ga beres dan menjijikan profesionalitas mereka terhadap H.Karel Abraham S.H) juga gak elok.

tapi kenapa Zarco masih mendapatkan Kursi. Faktor pertama adalah dia Juara Dunia Moto2 paling sukses, kegagalan dia di MotoGP akan merusak kredibilitas moto2 sebagai ajang balapan feeder. kedua dia adalah pembalap asal Prancis , ingat Quatararo lebih Italy $ Spanyol ketibang Prancisnya … nah jelas kan?

AM73 …

ke motogp, ke repsol dengan penuh kontroversi, mesi gak separah Zarco namun dia akan mendapatkan pengawasan ketat oleh publik. alasanya adalah dia dianggap belom pas untuk menggantikan posisi Jorge lorenzo di repsol honda

terlebih pencapaian AM73 di Moto2 dianggap tidak secemerlang juara juara Moto2 sebelomnya dan merekapun ga mentereng mentereng amat

Posisi top 10 setiap seri is a Must, Podium itu Wajib

menjadi pembalap repsol adalah impian semua pembalap, dan buat AM73 yang ke Repsol kencang dengan aura Nepotisme pun kurang lebih sama, dia harus membuktikan kepada publik bahwa dia bisa perform

syaratnya dia harus konsisten posisi 10 besar dan beberapa podium, karena setidaknya itu bisa lebih baik dari pencapaian Lorenzo musim lalu