No menu items!
No menu items!
More

    FIM World Superbike : Inside Mv Agusta Reparto Corse

    iklan
    iklan

       
    Mv Agusta Reparto Corse – MVAI & Pirelli RPMS

    Ekslusif akses yang mbah dapatkan untuk meliput seluruh aktifitas Paddock Mv Agusta Reparto Corse ini terus terang hanya bisa terwujud oleh dukungan dari MVAI selaku ATPM Mv Agusta nasional dan Pirelli RPMS distributor resmi Pirelli Radial. Jadi wajar ketika mbah dateng membawa nama Mv Agusta MVAI maka seluru crew team Reparto Corse langsung bilang … Mv Agusta Indonesia?  Prego … Prego ! Sambil nyuruh masuk kedalem 😀

    Didalam sudah ada 3 buat motor balap super exotic, Satu buah Mv Agusta F4 RC besutan Leon Camier, dan dua buah Mv Agusta F3 675 besutan Jules Cluzel & Lorenzo Zanetti

     Paddocknya sama dengan MotoGP

    Jika dibandingkan dengan Isi Paddock MotoGP, maka jangan kaget, meski mereka menggunakan motor yang diproduksi “massal” …. “Massalnya Mv Agusta sih” tapi apa yang ada di paddock sudah plek seperti paddock MotoGP. Karena maklum motor motor ini harganya pun sudah milliaran rupiah satu unitnya.

    Semua yang ada di motor, di monitor secara digital dan dikerjakan dengan manual. Terlihat sekali kombinasi antara teknologi dan karya seni.

      
    Mv Agusta F4 RC Leon Camier & Pirelli Diablo Wet

    Salah satu pemandangan paling menarik di paddock adalah ketika mbah lihat sebuah Mv Agusta F4 RC dalam kondisi trondol. Plus motor ini dipersiapkan digunakan dalam kondisi wet race. Dan banyak yang menarik pada motor ini …

    Yaitu sebenarnya Mv Agusta F4 RC versi world Superbike ini tidak banyak perubahan dibandingkan dengan versi F4 RC road bike. Yang membedakan hanya sebatas perubahan subframe, tangki dan swing arm. Sementara sisanya hanya merupakan electronic sensor.

     Pirelli Racing Tyre … Sama dengan yang dipakai dimotor anda!

    Di dalam paddock terdapat bejibun ban Pirelli, dan yup! Ban tersebut semuanya saka persis dengan ban yang bisa diperoleh di gerai dan agen Pirelli RPMS. mulai dari Pirelli diablo Supercorsa SC1/SC2/SC3 sebagai ban standar supersport, ban Diablo Slic sebagai ban standar World Superbike, ban Pirelli Diablo Rosso 2 sebagai ban Intermediete dan Ban Pirelli diablo Wet.

    Semua ban tersebut di bungkus baik menggunakan tyre cover dan tyre warmer, mbah pun mendapat banyak tip mengenai how to handle Pirelli Racing Tyre. Oh ya makasih juga sama Roberto Spadola, selaku suplier Werpak Leon Camier yang juga merangkap translator 🙂 

    Artikel Terbaru

    Dovizioso ke Gresini Aprilia?

    Gresini aprilia ketiban durian runtuh makin aneh, namun masuk akal ketika dovizioso memilih atau bergabung dengan tim aprilia Gresini untuk musim...

    Honda ADV rilis warna baru

    Honda Adv Rilis warna baru motor sensasional tahun 2019 Honda ADV kembali mengalami update. yes motor trobosan yang merupakan varian kecil...

    Rossi take over Avintia ?

    Valentino Rossi take over Avintia? berita bombshell sekali lagi, dimana Valentino Rossi dikabarkan hanya satu musim bersama petronas kemudian mengambil alih Avintia (esponsorama) dan menggantinya...

    Honda HRC … Kelar !

    tanpa marc ... Honda bisa apa? tanpa kehadiran marc marquez, bisa dibilang honda bisa apa? Gak bisa apa apa, gak berkutik...

    Related articles

    4 Comments

    1. sama kaya MotoGP.Mesin diSegel(aturan ketat) tapi Sasis boleh bikin/ganti sepuasnya.setiap Race membangun Sasis baru.jadi komponen Rem(kaliper set+Selang+master rem),Suspensi,Gear set,Rangka baru.tiap race Membangun ulang Rangka Motor.mesin aja yg dibatasi.

    2. Ane akui sih mbah emnk keren banget si MV, syngnya ane cm bs menikmatinya dgn memandang doank, krn hrganya msih blm trjangkau utk kalangan Menengah kyk ane 🙁

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here