No menu items!
No menu items!
More

    Yang Menjauhkan ducati dari Juara dunia

    iklan
    iklan

    yang menjauhkan Ducati dari juara dunia

    terlepas dari besarnya kemungkinan Ducati bersama dovizioso menjadi juara dunia, namun ada beberapa hal yang membuat ducati sulit menjadi juara dunia.

    salah satu alasan utama adalah dia terlalu banyak kepentingan. Bongkar pasang pembalap utama (Rossi, Dovizioso, Iannone, Lorenzo, Miller)kehadiran pembalap kedua yang lebih dominan (Lorenzo) dan ketidak sabaran mereka dalam membangun pembalap

    banyak kepala

    berbeda dengan pabrikan lain, Ducati dibawah Audi Vw Group dan sponsor kuat Phillip Morris. nah kondisi ini sendiri membuat keputusan dalam tim begitu banyak yang ikut campur. Mulai dari perusahaan dan big boss dalam tim, Domenicalli, Paolo Chiabatti, Davide Tardodzi dan Gigi Dal Igna turut berperan. Chiabatti slek dengan Lorenzo, Gigi sayang dengan Lorenzo dan slek dengan Dovizioso dan so on so on …

    banyak nya yang ikut campur ini membuat tim asal bologna ini dapat beban tambahan … dan satu lagi sih, yang paling berat, Marc Marquez !

    Indobikers Team
    Born as Gamer, life as Programmer and Destined as Rider

    Artikel Terbaru

    Mandalika Racing kerja sama dengan SAG

    Mandalika Racing Team tim motogp Mandalika Racing team resmi bekerja sama dengan SAG. mereka kini resmi menjadi tim balap 2021 bersama tim SAG konsepnya sendiri mirip...

    kemenangan suzuki, harusnya menaikan penjualan

    menaikan penjualan bicara soal suzuki, yang baru saja menjuarai MotoGP dalam kategori pembalap dan Tim (ecstar suzuki) sebenarnya ada pertanyaan menarik disini, akankah ada pengaruhnya...

    Cal Crutchlow menjadi Test Rider Yamaha

    3 kemenangan di Motogp cal crutchlow sebagai pembalap regular motogp kini berubah, Cal crutchlow kini menjadi pembalap test rider Yamaha dengan...

    Ducati Juara dunia Konstruktor

    Dovizioso masih pembalap Ducati Terbaik akhirnya, setelah 13 tahun, ducati berhasil menjadi juara dunia konstruktor. memang bukan juara dunia pembalap namun...

    Related articles

    4 Comments

    1. Mirip sama di indonesia bang, kubu jokowi anti sama anis, kubu anis anti sama jokowi, padahal di satu kota, satu provinsi, jadi penanganan covid semrawut

      Di daerah kepala daerah beda parte sama gubernur di jegal sana sini, yg satu parte saling unjuk gigi dengan jadi pahlawan kesiangan dan sok heroik

      Pilkada tetep di jalanin hanua demi membuat jadi anak mantu, klaster baru muncul, hasil positif di negatifkan, sementara lawan politik negatif di positifkan, padahal gampang aja di tengah pandemi, tunjuk langsung kepala daerah, gak perlu pemilu pemiluan, orang darurat ini, atau biar kesanya elit dprd bisa nunjuk kepala daerah, jelas putra mahkota dan mantu mahkota yg planga plongopun bisa jadi

      Belum lagi kepentingan cina taipan perusak bangsa yg gak mau jatuh miskin walau pekerja rakyat pribumi mati meradang terkena covid, disaat yg sama luhut cs yg kepalanya udah di pegang ji ping dan takut digorok dengan sadarnya memasukan para babi babi cina untuk jadi pekerja walau no skill hanya demi menyelamatkan kepalanya sendiri

      Kunci negeri ini selamat dsri covid itu sama kaya ducati, selama petingginya gak mati, ya gak mungkin kita selamat

      • Yg goblok ya cebong dan cukong cukong cina disono

        11rebu triliun kata si joko oei kemana itu duit? Udah di bagi bagi ke anak mantu dan kader banteng apa?

        Harusnya 11rb triliun cukup pake 1000 triliun untuk lockdown indonesia, kelar masalah covid, govlo cebong

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here