CBR Race Day Seri 3

acara CBR Race Day seri tiga yang diselenggarakan di sentul pada tanggal 6-8 Desember ini kembali menghadirkan balapan seru menarik bagi pengguna Honda CBR di Indonesia, bahkan kelasnya pun banyak, mulai dari 150 dengan berbagai riding skill dan tingkat modifikasi hingga kelas 250cc

artinya pengguna Honda CBR di indonesia benar benar di apresiasi oleh Honda AHM lewat Indonesia CBR Race Day …

Kami Pengguna CBR600RR dan CBR1000RR juga pengen

namun meski begitu, beberapa pengguna CBR kelas Superbike dan Supersport diam diam merasa iri dengan pelayanan yang didapat oleh Adik adiknya yang berkapasitas 150 dab 250cc. karena memang balapan OMR kelas 600 dan 1000 hanya diadakan oleh brang yang merasa kompetitor Honda atau Community based race series …

jadi gimana? akankah Indonesia CBR Race day akan menghadirkan kelas Superbike dan Supersport

Mungkin kita cuma tau H.Karel Abraham S.H

oke, mungkin mayoritas penggemar motogp hanya mengetahui bahwa H.Karel Abraham S.H adalah paid riders, tapi sebenarnya itu juga gak terlalu tepat. Masalahnya Doi kalo dibilang pembalap Karir juga engga, doi adalah Sultan yang Hobi Balap dan dia Merupakan salah satu manusia paling kenceng di muka bumi (di banding pembalap Moto2, Moto3 dan WSBK, H.Karel kenceng lah, banget dan dia cuma hobi)

tapi apakah Karel bisa dianggap Paid Riders, ya bisa dibilang Ya, tapi ga sepenuhnya, karena dia bayar untuk balapan … dengan duit sendiri untuk senang senang … but ini adalah kasus unik … oh ya Sultan Tito Rabat juga sama sih sebenarnya

Real Paid Riders …

jadi sebenarnya siapa yang paid riders? Okeh, ada dua kategori, pertama Paid Riders “titipan” salah satunya adalah Nakagami (MotoGP) Somkian Chatra & Dimas Ekky. Nah pembalap ini bukan buruk, tetapi mereka di back up perusahaan besar (Honda Team Asia) dan mereka di gaji oleh penyokongnya yang notabene juga mensponsori tim itu sendiri. Istilahnya, “gw udah sponsorin lu, sekarang gw mau pembalap gw balapan di tim elu” … kurang lebih gitu. itu kategori Paid Riders pertama (disokong perusahaan)

kategori kedua adalah “paid” because of sponsorship, ini mudah, ambil contoh saat ini paling gampang adalah Valentino Rossi. Dia bukan rossi 2010 dimana orang membayar rossi untuk menang dan kecepatan, tapi kenapa rossi masih di pertahankan? ya karena rossi bawa sponsor banyak. Tanpa rossi siapa yang mau sponsorin ? Rossi adalah marketing magnet, dan Rossi adalah contoh pembalap yang menghidupi tim balapnya …

Balapan Rookie, Talent is Talent …

sejatinya balapan Rookie cup, seperti ATC alias Asia Talent Cup, Redbull Rookie atau Junior CEV (Spain) dan Junior CIV (Italy) adalah ajang pembibitan pembalap muda. Sukses di ajang ini membuka pintu pembalap untuk bisa berlaga di ajang selanjutnya.

Ajang tersebut antara lain adalah ajang Moto3 dimana jebolan ajang tersebut memiliki pintu terbuka ke kejuaraan dunia Grandprix

apakah se lancar itu?

oke, kalo ditanya kenapa fotonya immy barclay semua, bukan Can Oncu atau Gerry Salim, ya masalahnya biar ada refreshment sih. Oke anyway back to the topic. Setiap rider jebolan akademi ini akan di “draft” oleh tim Moto3 atau Moto2, jika dia benar benar super kenceng. atau di posisi 1-3 , tapi itu tidak menjadi jaminan mereka akan bisa langgeng di Grandprix, pertama ketika dia tidak perform atau faktor lainya.

faktor lainya apa? dia tidak bawa duit. Ini sebenarnya bukan pembalap itu harus jadi sultan, seperti H.Karel Abraham S.H, tapi lebih berapa banyak sponsor yang bisa di bawa mereka ke tim … dan kenceng tanpa bawa aset ya susah !

Rossi, Fix di 2021 ??

balik lagi, ini bukan gossip atau analogi liar, namun ini merupakan berita akurat dari orang dalam, dimana Rossi dikabarkan tetap membalap untuk musim 2021 bersama tim Monster di motogp

dan kabar yang beredar adalah rossi akan memperpanjang kontrak tahun pertahun …

Vinales atau Quatararo?

yang menjadi pertanyaan adalah siapa yang akan mendampingi Rossi di musim 2021? jepas hanya ada dua nama, yaitu Maveric Vinales atau Quatararo, nama pertama erat dikaitkan dengan Ducati untuk menggantikan Andrea Dovizioso, sementara nama kedua jika dia tidak ke Factory maka kemungkinan dia akan kabur!

jadi gimana? pertanyaanya adalah siapa pendamping Valentino Rossi?

Fanatisme Rendah

ketika bicara Honda AHM akan membuka pintu bagi Biker Non Honda untuk acara di Honda Bikers Day, wajar menjadi berita besar, mengingat kok bisa bisanya mengundang komunitas non biker honda. Meski tanggapan ini hanya di lontarkan oleh mereka yang sinis atau merasa terancam

namun sebenarnya hal ini merupakan hal yang lumrah di dunia big bike premium, dan salah satu alasanya adalah karena rendahnya fanatisme mereka

Trans brand … no big deal

sebenarnya terjadinya integrasi trans brand itu dikarenakan beberapa hal, mulai dari saturasi market. dimana konsumen memiliki beberapa tipe motor, atau karena kue yang dibagi ya itu itu aja … disisi lain karena memang bikersnya gak fanatik merk , dan mereka cenderung menganggap diri mereka sebagai biker, thats it!

jadi apakah trans brand itu hal negatif? jelas tidak, tetapi biasanya trans brand terjadi karena merket yang sudah tersaturasi dan kue yang ada terbatas, ini masih jauh berbeda dengan market 250 kebawah